Transportasi Online inDriver Kini Hadir di Bali

Semarak industri jasa transportasi online makin giat dan agresive menyerbu Bali. Salah satunya adalah inDriver yang merupakan layanan kendaraan online internasional yang berkantor pusat di Mountain View, California, USA.

 

Bila dirunut, eksistensi kehadiran inDriver motor dan inDriver mobil sebagai layanan ojek online asal Rusia, telah nyata digunakan oleh 50 juta pengguna di lebih dari 300 kota di 31 negara, termasuk di Bali (khususnya di Denpasar dan Tabanan), Indonesia. Adanya kemajuan ini dipacu inDriver sangat progresive menawarkan berbagai fitur unggulan yang tidak dimiliki oleh perusahaan ojek lain.

 

Salah satu fitur unggulan inDriver adalah ‘Real Time Deals’ yang membuat para pengguna dapat menentukan tarif perjalanan mereka sendiri, sementara para pengemudi (driver) dapat memilih pesanan yang paling nyaman dan menguntungkan bagi dirinya, baik dari segi driver, tarif terjangkau tiap trip dan mobil yang digunakan.

 

Sebagaimana diketahui, Bali adalah daerah tujuan wisata utama Indonesia. Dimana saat inDriver ekspansi ke Bali di tahun 2019 lalu, tercatat jumlah turis yang berkunjung ke Pulau Dewata ini adalah sebanyak 3,5 juta turis. Dengan kata lain, jumlah turis yang mengunjungi Pulau Bali, telah mendekati angka populasi penduduk Bali dan membuat angka pengguna kendaraan di Bali (baik motor maupun mobil) juga meningkat.

 

Baca juga: Maxim Bali Tawarkan Layanan Praktis Maxim Food & Shop

 

Namun dikaitkan dengan pandemi Covid-19, jumlah kedatangan wisatawan ke berbagai destinasi wisata di Bali, mengalami penurunan tajam. Wisatawan mancanegara (wisman) yang datang langsung ke Provinsi Bali pada Juli 2020 tercatat hanya sebanyak 47 kunjungan. Wisman yang datang melalui bandara I Gusti Ngurah Rai sebanyak 16 kunjungan dan pelabuhan laut sebanyak 31 kunjungan.

 

Namun, jumlah wisman pada bulan Juli 2020 mengalami peningkatan sebesar 46,88 persen dibandingkan dengan catatan kunjungan wisman pada bulan Juni 2020 (m to m). Bila dibandingkan dengan bulan Juli 2019 (y on y), jumlah wisman ke Bali tercatat turun hampir 100 persen (-99,99 persen).

 

Sedangkan , bicara Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang pada bulan Juli 2020 tercatat sebesar 2,57 persen, meningkat setinggi 0,50 poin dibandingkan TPK bulan Juni 2020 (m to m) yang tercatat sebesar 2,07 persen. Tapi, jika dibandingkan bulan Juli 2019 (y on y) yang mencapai 61,71 persen, tingkat penghunian kamar pada bulan Juli 2020 tercatat turun sedalam -59,14 poin.

 

Sementara untuk rata-rata lama menginap tamu asing dan domestik pada hotel berbintang di Bali bulan Juli 2020 tercatat 1,68 hari, turun sedalam -0,47 poin dibandingkan dengan capaian bulan Juni 2020 (m to m) yang tercatat 2,15 hari. Dan jika dibandingkan dengan capaian pada bulan Juli 2019 (y on y) yang tercatat 2,66 hari, terindikasi penurunan sedalam -0,98 poin.

 

Sebagaimana dikatakan, angka pengguna kendaraan di Bali (baik motor maupun mobil) yang meningkat adalah didominasi banyak turis yang lebih memilih untuk menyewa kendaraan pribadi sebagai moda transportasi selama liburan di Provinsi Bali. Hal tersebut berpeluang besar menyebabkan terjadinya kemacetan lalu lintas dan menimbulkan kekhawatiran akan tingkat keamanan dalam berkendara karena kemungkinan besar para wisman tidak dilengkapinya dengan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang berlaku di Indonesia. Hingga prospek jadi driver, lowongan-nya masih terbuka lebar dan harapan menghasilkan uang bisa direaliasaikan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

 

Baca juga: Cara Daftar Driver Ojek Online inDriver Motor (inDriver Bike)

 

Perusahaan aplikator inDriver melihat peluang ini dan harus hadir di Bali untuk membuat perjalanan menjadi lebih aman dan solusi mengatasi kemacetan dijalan. Selain itu, penumpang juga dapat membagikan lokasi GPS mereka dan rincian perjalanan dengan kontak yang terpercaya, sehingga keamanan dan kenyamanan selama di dalam perjalanan lebih terjamin.

 

Eksistensi fitur Real Time Deals di inDriver bike dan inDriver car taxi yang menawarkan perhitungan berbeda dari perusahaan kendaraan lainnya, kebanyakan secara sepihak menaikan harga karena dalih jam sibuk, keadaan lalu lintas yang padat merayap, dan jumlah permintaan. Aplikasi inDriver memungkinkan para penumpangnya untuk menetapkan tarif mereka sendiri untuk rute yang mereka pilih. Pengemudi terdekat pun akan secara otomatis menerima pemberitahuan dengan tiga pilihan permintaan perjalanan, yaitu: 1) menerima tarif yang ditawarkan, 2) menolak tawaran pengguna, atau 3) tawar menawar dengan harga yang lebih tinggi.

 

Fitur unik lainnya yang ditawarkan di area Bali terutama Denpasar sekitarnya adalah mitra pengemudi tidak secara otomatis menjadi pengendara. Setelah order masuk, penumpang bisa memilih pengendara yang sesuai dengan kategori yang paling penting bagi privacy mereka, bisa dengan dasar: 1) tarif, 2) nilai pengemudi, 3) perkiraan waktu kedatangan, atau 4) model kendaraan yang dipakai.

 

Dalam pengembangan strategi bisnis ojek online, inDriver telah menghubungkan lebih dari 1.600 pengemudi (driver) di Bali, dan puluhan pengemudi baru yang terdaftar setiap harinya. Pada tahap awal, tidak akan ada beban biaya komisi bagi pengemudi atau potongan nol persen.

 

Baca juga: Cara Daftar Mitra Terapis Pijat di Maxim Spa & Massage

 

Jadi, saat ini bepergian dengan ojol inDriver dapat dilakukan di seluruh perbatasan kota di Bali dan pinggiran kota terdekat dengan Denpasar. Pada tahap ini, bagi calin pengguna InDriver dapat melakukan pengunduhan secara gratis di Google Play Store dan AppStore.

 

Jumlah unduhan apk inDriver yang terus meningkat, menunjukkan bahwa harga menjadi hal yang paling menarik bagi penumpang. Dimana, ojek online di Indonesia, kebanyakan penumpang membayar rata-rata 20% lebih sedikit dibandingkan dengan layanan transportasi ojol lainnya, misalnya Okejek, inDriver, Gaspol Jek, dan Maxim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *