Tips Puasa GrabBike Driver

Tips Berkendara GrabBike Yang Aman Saat Menjalankan Puasa

Beberapa driver grabbike saat selesai makan sahur, tanpa banyak menghabiskan waktu langsung bekerja ngegrab. Misal ke stasiun kereta api untuk menunggu order penumpang.

 

Sebagaimana diketahui, Grab merupakan aplikasi transportasi ojek online yang terkenal di Indonesia dan Asia Tenggara. Perusahaan ini populer juga disebut ojol ‘on demand’ jaket ijo dan sudah menjadi salah satu perusahaan decacorn berbasis app pemesanan transportasi motor dan mobil (grabbike dan grabcar).

 

Di Indonesia, Grab merupkan ojol saingan terbesar dari Gojek dan sempat di issu kan kedua perusahaan ini akan merger. Namun, karena sesuatu dan lain hal kabar merger tersebut tidak mencapai kesepakatan.

 

Terkait saat menjalankan ibadah puasa sunnah di bulan suci Ramadhan tahun ini, mitra grabbike pasti akan banyak tetap berada di jalanan untuk ngojek. Meski dipahami kondisi tubuh akan mengalami drop (misal lemas dan mengantuk). Selain itu, seterik apa pun keadaan di luar tanpa ada pilihan lain akan tetap berada di luar hingga targer penghasilan tercapai atau jam kerja ngegrab yang ditetapkan driver itu sendiri habis.

 

Tips Puasa GrabBike Driver

 

Nah, berada di luar untuk ngegrab selama berjam-jam atau seharian penuh tentu membuat tubuh menjadi cepat lelah. Apalagi, puasa juga membuat driver beresiko tinggi untuk mengalami dehidrasi.

 

Kalau driver grabbike kepingin tetap kuat dan fit berada di jalanan dan ibadah puasa juga berjalan dengan lancar tanpa ada gangguan sama sekali. Maka simak 6 tips dari blog tripbisnis.com di bawah ini.

 

Baca juga: 6 Tips Berkendara Saat Puasa Ramadhan

 

1) Makan sahur harus bernutrisi tinggi

Salah satu alasan yang membuat driver grabbike sering merasa lemas saat berada di ngegrab adalah nutrisi yang kurang di konsumsi. Untuk itu, mitra grabbike diwajibkan untuk makan sahur dengan porsi nutrisi yang cukup agar bisa mengisi tenaga selama 12-15 jam.

 

Saat makan sahur, maka perbanyak makanan yang mudah untuk mengenyangkan dan efek kenyangnya cukup lama. Mitra grabbike bisa mengganti nasi putih dengan nasi merah yang mengandung banyak serat.

 

Selanjutnya, perbanyak untuk memakan buah dan sayuran agar pencernaan tetap sehat. Terakhir dan tidak kalah penting adalah agar jangan lupakan untuk mengosumsi protein. Protein bisa didapatkan dari susu atau pun dari aneka jenis daging (ayam dan sapi) atau ikan. Sebab, jenis makanan berserat tersebut akan membantu tubuh mempertahankan massa otot.

 

2) Menggunakan pakaian yang nyaman saat ngegrab

Saat berada di jalanan menunggu dan atau jalankan orderan, tubuh akan terpapar sinar matahari yang cukup lama. Kalau mitra grabbike menggunakan pakaian yang tidak nyaman, tubuh bisa menjadi cepat berkeringat.

 

Baca juga: Tips Driver Ojol Wanita Mencegah Dehidrasi Saat Berpuasa

 

Contoh sederhana, misal driver menggunakan pakaian hitam atau jaket yang warnanya hitam. Warna hitam ini akan menyerap panas dengan baik, sehingga kondisi tubuh jadi mudah dehidrasi tidak bisa dihindari.

 

Untuk itu cobalah menggunakan jaket dengan warna yang lebih netral dalam hal menyera panas. Lalu, pakaian yang digunakan di dalam juga agar tidak terlalu panas serta berbahan lembut seperti ada kain katun.

 

3) Konsumsi air putih agar diperbanyak

Karena driver grabbike berada di sekitar jalan raya dari pagi hingga malam hari, maka akan sering mengalami dehidrasi. Tubuh akan merasa sangat mudah haus, sehingga kondisi ini akan memuat tidak nyaman.

 

Nah, agar rasa haus yang sering terjadi saat puasa tidak muncul, maka disarankan untuk minum air 8-10 gelas setiap hari. Penuhi kebutuhan asupan air putih ini mulai dari sahur, berbuka, dan sebelum tidur.

 

Mitra grabbike bisa juga mengonsumsi sebanyak 3-5 gelas air setiap sahur. Dengan jumlah ini tubuh tidak akan mudah haus meski terpapar sinar matahari selama bekerja ngegrab seharian.

 

Kemudian, bangun sahur lebih awal, minum air per gelas dengan jeda sekitar 10 menit. Dengan jeda ini, maka driver pun bisa minum air dengan mudah.

 

4) Hindari minum kopi saat buka puasa

Saat waktu berbuka puasa tiba, mitra driver grabbike agar jangan langsung meminum kopi. Usahakanlah untuk memakan sesuatu meskipun sedikit.

 

Baca juga: Cara Rider Tetap Sehat Ngojek Sambil Puasa

 

Mengapa? Karena, perut biasanya akan menjadi lebih sensitif disebabkan tidak bekerja selama berjam-jam. Sebagai opsi, rider grabbike bisa memakan beberapa potong kurma dan atau jenis takjil saat berbuka puasa.

 

5) Olahraga

Agar tubuh tetap fit dan tak mudah sakit saat bekerja di jalanan. Jangan lupa untuk tetap berolahraga setiap harinya atau seminggu 2-4 kali. Setiap pagi atau sore jelang berbuka sempatkan 15-30 menit untuk jogging atau angkat beban yang ringan.

 

Kalau mitra grabbike pasif berolahraga, maka rasa lemas akan sering muncul ketika berada di jalanan atau ketika mengendarai sepeda motor.

 

6) Istirahat yang cukup

Beristirahatlah yang cukup setiap harinya. Ingat bekerja di jalanan atau sering berkendara dengan menggunakan motor bike bisa menyebabkan tubuh jadi sangat lelah, khususnya saat menjalankan ibadah puasa.

 

Selain itu, bagian tubuh di area tengah seperti punggung, panggul, tulang belakang akan terada nyeri setiap sore. Lalu, pada area tangan juga akan merasakan hal yang sama.

 

Kondisi lelah ini bisa diatasi dengan memberikan asupan nutrisi yang seimbang saat berbuka puasa dan agar tidak tidur terlalu malam (hindari bekerja ‘ngalong’), sehingga porsi waktu tidur 6-8 jam sehati bisa terpenuhi.

 

Itulah ke-6 (keenam) tips dari tripbisnis.com, semoga mitra grabbike yang tetap on bid sembari menunaikan ibadah puasa tetap lancar dan tidak mudah lemas saat ngegrab di jalanan.

 

Baca juga: 10 Strategi Membuat Akun Grab Driver Jadi Gacor

 

Ingat, driver yang rutin ngegrab setiap hari berpeluang besar membuat akun grab gacor orderan penumpang (bike) atau setidaknya tak jadi gagu atau anyep orderan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *