Pengemudi Ojek Online Medan Tewas Gantung Diri

Tragis nasib Imanuel Manik (32), salah satu warga yang tinggal di Gang Anggrek I, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan ditemukan tewas dengan cara gantung diri. Korban yang sehari-hari bekerja sebagai mitra pengemudi (driver) ojek online (ojol) Medan ini ditemukan tergantung tewas di dalam rumah dengan menggunakan tali rafia.

 

Kejadian (Minggu, 29/11/2020) gantung diri pakai tali rafia ini sontak membuat warga yang tinggal di Gang Anggrek I, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan menjadi heboh.

 

Dari beberapa informasi yang dihimpun, korban Imanuel Manik (32), pertama kali ditemukan gantung diri oleh ibunya bernama Reviani Marbun (62). Ibu korban awalnya merasa curiga melihat pintu belakang rumah mereka terkunci. Dari kecurigaan ini, Reviani kemudian mencoba mengintip ke dalam rumah melalui rumah tetangganya.

 

‘Saat mengintip ke dalam rumah nya, ibu korban sudah melihat anaknya tergantung menggunakan tali rafia,’ jelas Kanit Reskrim Polsek Delitua, Iptu Martua Manik, Senin (30/11/2020).

 

Baca juga: Melanggar Rambu Lalu Lintas, Driver Ojol Medan Tewas Tertabrak

 

Reviani yang melihat hal tersebut, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke warga sekitar dan kepala lingkungan (Kepling) setempat. Selanjutnya, warga mendobrak pintu rumah korban dan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polsek Delitua.

 

‘Mendapat laporan, personel yang berjaga bersama tim Inafis Polrestabes Medan menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP),’ kata Martua.

 

Dari hasil penyelidikan, korban driver ojol ini diduga murni melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri pakai tali rafia. Dari hasil pemeriksaan olah tempat kejadian perkara, petugas kepolisian tidak menemukan adanya tanda kekerasan di tubuh korban.

 

Baca juga: Driver Ojol di Begal Sajam Saat Antar Pesan Makanan

 

‘Kami masih mendalami motif korban melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri pakai tali rafia. Saat ini, jasad korban juga sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan. Karena sebelumnya, pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi atas jasad korban Imanuel Manik (32),’ tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *