KMP Tao Toba dan KMP Ihan Batak Siap Beroperasi 24 jam Hadapi Lonjakan Pemudik Nataru 2021

Menyambut musim libur tahun baru tahun 2021 (libur Nataru), nantinya kapal ferry KMP Tao Toba dan KMP Ihan Batak siap beroperasi hingga 24 jam. Hal ini dilakukan, jika lonjakan penumpang semakin memadati pelabuhan Ajibata Kabupaten Toba Samosir (sekarang Kab Toba). Komitmen ini biasanya dijalankan oleh Kantor Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah II Provinsi Sumatera Utara selaku pengelola KMP Ihan Batak dan pihak manajemen PT Gunung Hijau Megah (GHM) Tao Toba selaku pengelola KMP Tao Toba I & II.

 

Biasanya menjelang perayaan pergantian tahun, jalur lalu lintas penyeberangan di kawasan Danau Toba akan semakin meningkat di datangi pengunjung. Nah, untuk mengantisipasi lonjakan para pemudik dan wisatawan yang hendak menyeberang ke Pulau Samosir dan sebaliknya, Kapal Motor Penyeberangan atau KMP Ihan Batak dan KMP Tao Toba siap melakukan penambahan jadwal pelayaran dari hari biasanya.

 

Memang, destinasi wisata di Sumut, Danau Toba dan Pulau Samosir masih menjadi salah satu tempat favorit yang menjadi tujuan masyarakat untuk menghabiskan libur Tahun Baru, di tambah lagi kebiasaan para perantau yang pulang kampung ke ‘huta’ Kabupaten Samosir untuk berkumpul bersama keluarga di huta. Oleh karena itu, wajar bila pengelola kapal ferry di perairan Danau Toba senantiasa akan berupaya memberikan layanan prima kepada para pengguna jasa penyeberangan.

 

Sementara itu dari pantauan blog tripbisnis.com, kesibukan di Pelabuhan Ajibata mulai tampak dalam mengantisipasi adanya lonjakan pemudik sejak tanggal 23 Desember. Salah satunya telah melakukan persiapan dengan menambah jadwal pelayaran yang biasanya hanya empat hingga enam kali dalam satu hari akan di tambah lagi dan nanti di sesuaikan dengan kondisi lapangan.

 

Baca juga: KMP Tao Toba II Siap Angkut Penumpang di Musim Libur Nataru

 

Perlu dijelaskan, KMP Ihan Batak merupakan kapal yang memiliki standar keselamatan dengan bervolume 546 Gross Tonage (GT) dan merupakan kapal ferry jenis Ro-Ro yang dilengkapi dengan pintu rampa atau pintu masuknya kendaraan yang terhubung ke dermaga.

 

Pengertian kapal jenis Ro-Ro adalah kapal yang bisa memuat penumpang dan ataupun kendaraan yang berjalan masuk kedalam kapal dengan penggeraknya sendiri dan bisa keluar dengan sendiri juga, sehingga disebut sebagai kapal Roll On-Roll Off disingkat Ro-Ro. Jenis kapal penyeberangan ini memiliki fungsi mirip jembatan yang bergerak.

 

Sementara itu, KMP Tao Toba I & II juga telah siap untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang menggunakan kendaraan roda 4 dan roda 2. Pihak pengelola kapal feri terlihat telah melakukan persiapan dengan menambah jadwal penyeberang yang biasanya hanya lima kali dalam satu hari.

 

Sebagaimana diketahui, kapal feri KMP Tao Toba II telah kembali beroperasi di perairan Danau Toba, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. KMP Tao Toba II berlayar perdana dengan kapasitas penumpang full 42 kendaraan, berangkat dari Dermaga Ajibata, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba, menuju Dermaga Tomok, Kabupaten Samosir, pada Jumat (18/12) sekira pukul 08.30 WIB.

 

Kapal feri itu sebelumnya telah naik docking sejak 1 Agustus 2019 dengan menggunakan metode Slipway Dock berupa balon airbag. Selanjutnya setelah docking telah dilakukan beberapa pemenuhan dokumen, diantaranya: 1) Sertifikat Keselamatan Kapal Penumpang (SKKP); 2) pemenuhan dokumen loadline berupa pelaksanaan plimsoll mark/marka garis muat pada lambung kapal dan dokumen lainnya.

 

Baca juga: Musim Libur Nataru, Penumpang Naik 100 Persen di Pelabuhan Tigaras Simalungun

 

Kembali beroperasinya KMP Tao Toba II sebagai alat transportasi di perairan Danau Toba tujuan Ajibata menuju Pulau Samosir, Tomok dapat memberikan pelayanan terbaik kepada pemudik libur Nataru dan meningkatkan jumlah wisatawan ke Danau Toba, khususnya Pulau Samosir, serta tingkatkan hunian kamar (hotel occupancy / room occupancy).

 

Kapasitas KMP Tao Toba II dapat memiliki kecepatan 35-40 Menit dari Ajibata ke Tomok dan sebaliknya dengan data angkut kendaraan 40 sampai 42 unit mobil. Sedangkan untuk daya angkut penumpang antara 159 sampai 200 orang. Fasilitas KMP Tao Toba II terdapat kelas ekonomi dan VIP, sehingga penumpang dapat lebih menukmati perjalanan dengan pelayanan lebih baik.

 

Amatan blog tripbisnis.com dari dermaga pelabuhan KMP Ihan Batak dan dari dermaga pelabuhan KMP Tao Toba tempat kapal bersandar, terlihat di pelabuhan Ajibata (Kota Parapat) mulai terjadi antrian panjang mobil pribadi dan sepeda motor menuju ke Pulau Samosir yang terletak di tengah-tengah Danau Toba. Antrian penumpang yang akan menyeberang ini terjadi hingga berjam-jam di pelabuhan Ajibata meski teratasi dengan cepat.

 

Dalam menghadapi para penumpang di musim libur Nataru 2021 dan kondisi pandemi Covid19, seluruh pelayanan ASDP di KSPN Danau Toba dalam pelaksanaannya wajib mengikuti protokol kesehatan sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 11 Tahun 2020 tentang Pedoman dan Petunjuk Teknis Penggunaan Transportasi Darat Pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Untuk Mencegah Penyebaran Covid 19, dan Surat Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir tertanggal 22 Juli 2020 untuk bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *