Grab Berencana Lakukan Pelatihan UMKM di 2021

Grab sebagai perusahaan layanan on-demand yang terkenal hingga se Asia Tenggara, tahun depan berencana untuk memperluas program pelatihan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui GrabAcademy. Sebagaimana diketahui, GrabAcademy merupakan program edukasi dan pelatihan yang diluncurkan perusahaan bisnis ojek online ini sejak 2018 lalu. Program ini sudah diakses oleh 500 ribu mitra dengan lebih dari 400 tayangan materi.

 

Deputy Director Of Operations Grab Indonesia Nocky Yudoprayitno mengatakan, perusahaan Grab juga berencana untuk berkolaborasi dengan pemerintah Indonesia dalam menyediakan layanan pelatihan ke Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

 

‘Pihaknya juga berupaya meningkatkan kualitas pelayanan agar setelah pandemi virus corona, ada lebih banyak interaksi di platform. Pihaknya ingin tidak terbatas hanya pada mitra pengemudi (driver), merchant GrabFood maupun agen GrabKios tidak tertutup kemungkinan akan diberikan edukasi dan pelatihan,’ kata Nocky (23/12/2020).

 

Materi pelatihan yang diberikan adalah terkait otomotif, operasional layanan, peningkatan kualitas layanan, menghindari kesalahpahaman dengan pelanggan hingga berkendara aman. Selain itu, terkait literasi keuangan Grab juga menggaet Microsoft untuk menggelar pelatihan literasi digital bagi mitra. Lalu menggandeng startup kesehatan, Good Doctor terkait materi protokol kesehatan.

 

Baca juga: Bayar Pesanan GrabFood Pakai LinkAja

 

Agresivitas decacorn asal Singapura ini mulai berfokus kepada UMKM selama pandemi Covid-19. Grab mengalihkan mitra UMKM di GrabFood, GrabMart, logistik dan GrabKios ke GrabMerchant, sehingga menjadi terintegrasi.

 

Kemudian nantinya akan meluncurkan program bertagar #TerusUsaha, dimana Grab menyediakan iklan gratis bagi UMKM pada laman utama aplikasi, media sosial dan saluran digital, serta influencer sebagai satu strategi pemasaran dan branding produk milik UMKM. Perusahaan transportasi online dengan layanan on-demand ini juga akan menanggung biaya dan sumber daya untuk membuat materi pemasaran.

 

Selain itu, startup jumbo yang juga memiliki platform populer GrabKios, telah menyediakan 3 (tiga) inti layanan yang lengkap, yakni: 1) produk digital, 2) akses ke pemasok, dan 3) layanan keuangan.

 

Nocki mengklaim, materi yang diberikan melalui program GrabAcademy selama pandemi Covid-19, bisa membantu mitra pengemudi Grab dan keluarga dalam rangka meningkatkan pendapatan dan ekonomi keluarga. Meski tidak memerinci data peningkatannya, banyak Grab driver yang berhasil membuat warung dan atau menjual pulsa dengan cara menjadi agen GrabKios untuk menambah penghasilan setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *