GoGreener Gojek Dorong Upaya Peduli Lingkungan

Pemerintah RI melalui KLHK gandeng Gojek mendorong adanya upaya kolektif peduli lingkungan hidup terutama mengurangi penggunaan tas belanja kantong plastik sekali pakai. Kolaborasi peduli lingkungan ini salah satunya diwujudkan Gojek dengan telah mendistribusikan lebih dari 22.600 tas guna ulang untuk para mitra driver hingga Januari 2021.

 

Gojek Group kembali menegaskan komitmen peduli lingkungan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia sebagai perwujudan Gojek atas pentingnya upaya kolektif untuk terus memperluas dampak dari upaya peduli lingkungan.

 

Artinya, semua pihak harus dilibatkan dan punya kesadaran dalam rangka menjaga dan membangun gaya hidup yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan. Karena itu, harus terus dipupuk dan didorong oleh semua pihak termasuk perusahaan transportasi online dengan inovasi baru yang progresif menghadirkan cara yang mudah bagi pelanggan untuk selalu peduli lingkungan.

 

Bila di review kebelakang, upaya pengendalian penggunaan sampah khususnya berupa kantongan plastik sekali pakai telah dimulai Gojek sejak 2019 lalu. Hal ini terlihat jelas pada layanan pesan antar makanan di fitur GoFood yang memungkinkan para pelanggan untuk tidak menyertakan alat makan sekali pakai ketika melakukan pemesanan.

 

Baca juga: Gojek Dukung Pemakaian Tas Guna Ulang dan Kurangi Sampah Plastik

 

Mulai saat itu Gojek telah proaktif menggandeng banyak pihak, diantaranya Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi DKI Jakarta, Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP), Organisasi Lingkungan PlastikDetox, World Wildlife Fund (WWF) hingga mitra usaha (merchant) dan mitra driver.

 

Kebijakan Gojek Grup di implementasikan dengan 3 (tiga) cara dan pendekatan agar semakin efektif mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, yakni:

 

a) Edukasi

Dengan maksud untuk membangun pemahaman atas isu lingkungan hidup. Cara ini dilakukan dengan melibatkan konsumen melalui berbagai macam inisiatif GoGreener, serta secara berkelanjutan memberikan pelatihan bagi mitra usaha (merchant) dan mitra pengemudi agar dapat melakukan kegiatan operasional di lapangan dengan lebih ramah lingkungan.

 

b) Fasilitasi

Perusahaan Gojek akan memberikan pelanggan dengan opsi alternatif yang lebih ramah lingkungan antara lain, menyediakan titik pengumpulan botol bekas bagi konsumen, menyediakan kantong kertas dengan harga terjangkau bagi mitra usaha, serta menyediakan kantong pengiriman dan tas guna ulang untuk dipakai mitra driver.

 

c) Akselerasi

Gojek akan melakukannya melalui inovasi teknologi untuk membangun gaya hidup lebih ramah lingkungan. Seperti menyediakan opsi alat makan sekali pakai sebagai SKU di GoFood, memberi tampilan khusus untuk menandakan mitra usaha yang telah mengadopsi prinsip GoGreener di aplikasi Gojek untuk konsumen, serta menyediakan produk ramah lingkungan bagi mitra usaha di layanan GoFresh dalam aplikasi GoBiz, seperti tas guna ulang, dan alat makan.

 

Atas upaya dan komitmen Gojek Grup hadirkan fitur GoGreener Gojek, hingga Januari 2021 telah berhasil menghindari lebih dari 19,3 ton sampah plastik sekali pakai di mana 13 ton melalui program opsi alat makan berbayar dan 6,3 ton dari uji coba pengumpulan sampah plastik sekali pakai melalui aplikasi Gojek maupun collection/drop-off points (program sebelum pandemi).

 

Blog tripbisnis.com melihat dengan adanya kolaborasi antara Gojek dan KLHK, membuktikan adanya upaya kuat dan berkelanjutan untuk mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai. Kolaborasi dan MoU ini sekaligus dilakukan dalam rangka menyambut Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) pada 21 Februari 2021 (hari ini). Melalui kerja sama ini, tentu saja Gojek dan KLHK akan mengembangkan kebijakan pengurangan dan penanganan sampah plastik, serta melakukan sinergi dalam pelaksanaan program tersebut agar sukses dengan baik.

 

Kami dari blog tripbisnis.com – ojek online hari ini memberikan apresiasi atas langkah perusahaan transportasi online ‘ride hailing’ Gojek yang terus memanfaatkan teknologi untuk secara konsisten berinovasi mendorong masyarakat untuk lebih peduli lingkungan, dengan cara yang mudah di aplikasi Gojek. Tentu blog ini juga berharap agar upaya positif ini akan terus dikembangkan dan diperluas lagi cakupannya tidak hanya Gojek saja, melainkan seluruh perusahaan ojol yang beroperasi di Indonesia.

 

Baca juga: Ojek Online Menjadi Duta Kampanye Pengurangan Sampah Plastik

 

Kepercayaan Pemerintah RI melalui KLHK kepada Gojek untuk melakukan upaya dorong peduli lingkungan ini haruslah dimaknai sebagai dukungan yang sangat berarti bagi Gojek sendiri sebagai perusahan teknologi on-demand dalam upaya mendorong perubahan gaya hidup masyarakat yang lebih ramah lingkungan.

 

Adanya penandatanganan nota kesepahaman (MoU) ini semakin menegaskan keseriusan Gojek dan KLHK untuk terus memberikan dampak positif terhadap lingkungan. Dengan hal itu, kolaborasi Gojek dan KLHK melalui inisiatif GoGreener akan selaras dengan upaya mendukung pencapaian Peta Jalan Pengurangan Sampah Oleh Produsen 2020-2029 yang sudah dicanangkan oleh KLHK.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *