InDriver Delivery Indonesia

Dua Tahun di Indonesia, InDriver Hadirkan Inovasi Delivery

Dua tahun mengaspal di Indonesia, InDriver transportasi alternatif telah berkontribusi besar membantu aktivitas bisnis yang tengah berkembang di masyarakat. Salah satunya dengan menghadirkan inovasi terbaru, yakni layanan delivery. Fitur pengiriman barang ini mulai aktif di aplikasi InDriver sejak 1 April 2021.

 

Kebijakan manajemen inDriver menambah layanan baru yakni delivery, telah dapat dinikmati di 9 (sembilan) kota Bandung, Batam, Manado, Medan, Palembang, Pematang Siantar, Purwakarta, Sukabumi dan Surabaya. Dan ke depan aplikasi kurir akan diaktifkan pada seluruh area operasi inDriver Indonesia.

 

Layanan ride-sharing dunia ini telah beroperasi di lebih 40 kota di Indonesia. Saat ini aplikasi layanan angkutan pribadi internasional ini telah memiliki lebih dari 80 juta pengguna dan digunakan di lebih dari 450 kota di 32 negara. Adapun layanan yang dimiliki InDriver adalah motor, mobil, kurir (delivery), dan fitur antar kota. Aplikasi inDriver tersedia untuk diunduh secara gratis dari Play Store Google dan App Store Apple.

 

Untuk mengembangkan jaringan usahanya, InDriver terus melakukan pembukaan cabang baru di berbagai kota potensial di Indonesia. Densitas atau kerapatan area, pertumbuhan ekonomi, dan penerapan desentralisasi kebijakan pembangunan Indonesia semakin mendorong perusahaan InDriver untuk mengembangkan bisnisnya.

 

InDriver Delivery Indonesia

 

InDriver sendiri memiliki beberapa fitur yang berbeda dari layanan e-sharing lainnya, seperti pengguna bisa menawarkan ongkos dan personalisasi waktu. Melalui fitur ini, pengguna dapat memesan layanan InDriver sesuai dengan preferensi pengguna. Fitur tersebut dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi waktu bagi pengguna dan memberikan kepastian order bagi mitra InDriver.

 

Layanan motor dan mobil pribadi untuk mengantarkan barang, dilengkapi penggunaan fitur Tawaran Waktu Nyata (Real-Time Deal) yang unik. Pengguna inDriver delivery dimungkinkan bebas untuk menentukan tarif pilihan mereka dan memilih pengemudi berdasarkan preferensi mereka, terutama terkait ongkos, peringkat pengemudi, perkiraan waktu tiba, atau model kendaraan.

 

Sebaliknya, layanan ini juga memberi pengemudi kebebasan untuk memilih pesanan yang paling menguntungkan dan nyaman baginya. Seperti menerima ongkos yang ditawarkan, mengabaikan tawaran, dan atau menawar harga untuk yang lebih baik.

 

Dengan motto: ‘Kurir Kami yang akan menjemput dan mengirimkan paket dari pintu ke pintu’.

 

Model Tawaran Waktu Nyata telah membuat layanan angkutan pengiriman barang secara pribadi lebih mudah diakses, karena memungkinkan pengguna untuk memesan transportasi kurir dengan tarif terjangkau kapan saja. Ini juga menanggulangi algoritma yang digunakan oleh perusahaan kurir pribadi lain yang meningkatkan ongkos transportasi karena alasan jam sibuk, kondisi lalu lintas, dan riwayat permintaan.

 

Baca juga: Perluas Pasar, InDriver Tambah Layanan Jasa Kurir

 

Agar ongkos tetap terjangkau, trip yang telah selesai hanya dapat dibayar secara tunai untuk menghindari adanya biaya transaksi lain yang biasanya dibebankan oleh penggunaan kartu kredit atau pembayaran online.

 

Aplikasi inDriver kurir juga memprioritaskan keselamatan pengemudi dan barang yang di bawa dengan fitur untuk berbagi lokasi GPS waktu nyata dan detail perjalanan dengan kontak tepercaya. Selain itu, ada tombol darurat khusus yang bermanfaat menghubungkan pengguna atau pengemudi secara langsung dengan lembaga penegak hukum jika terjadi keadaan darurat selama menjalankan orderan.

 

Tapi, bila di analisa dari kiprah InDriver selama dua tahun terakhir di Indonesia masih terasa ada hambatan dalam pemesanan. Salah satunya kadang terjadi kendala teknis, seperti pesanan yang melebihi kapasitas ataupun kendala koneksi. Mungkin kendala ini akibat dapat disiasati dengan reserve order yang di miliki, di mana konsumen dapat memesan layanan InDriver delivery hingga satu minggu sebelum keberangkatan.

 

Baca juga: Menakar Prospek Indriver Bila Masuk ke Layanan Delivery

 

Selain itu, pengguna juga dapat melakukan personalisasi pemesanan jika mereka akan membawa logistik. Dengan begitu, mitra pengemudi InDriver dapat mempersiapkan diri sebelum menerima pesanan jemput antar barang tersebut.

 

Layanan Delivery di Masa Pandemi

Meski Indonesia masih dalam kondisi waspada pandemi Covid19, InDriver melihat adanya permintaan terhadap layanan kurir maksimal 20 kg yang bersifat personal cukup tinggi. Di samping tingkat keamanan, kecepatan, serta tertib protokol kesehatan (prokes).

 

Untuk menjawab tantangan itu, InDriver memperluas layanannya dengan menambahkan fitur pengiriman barang/dokumen atau kurir pada 1 April 2021 ini. Fitur ini diluncurkan untuk melengkapi layanan yang ada dalam hal membantu kebutuhan hidup masyarakat, sehingga mampu memberikan keuntungan kepada pengguna, delivery driver, dan mitra bisnis.

 

Selain itu, InDriver juga melihat pertumbuhan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan e_commerce di masa pandemi cukup signifikan. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah UMKM bertambah menjadi 64 juta pada pertengahan tahun 2020. Potensi ini membuka ruang bagi penambahan basis pengguna InDriver yang terus bertambah seiring semakin banyak orang yang menemukan dan menikmati pendekatan InDriver yang unik dan inovatif dalam menawarkan layanan angkutan pribadi.

 

Nah, dengan banyaknya usaha baru yang bermunculan, InDriver melihat peluang untuk memberikan layanan delivery untuk membantu pertumbuhan usaha mereka. InDriver menyediakan kendaraan mobil dan motor untuk pengantaran barang langsung dari tangan ke tangan. Dengan menggunakan layanan kurir yang disediakan, (UMKM) dan e.commerce dapat meningkatkan efisiensi waktu pengiriman dengan fitur personalisasi waktu.

 

Baca juga: Deliver Faster Raja Express Siap Bantu UMKM Medan

 

Menyambut peluncuran layanan delivery, Kami dari blog tripbisnis.com melihat lnDriver Indonesia terus optimistis dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Kami yakin InDriver akan terus menjaga komitmennya untuk memberikan mobilitas terbaik kepada pengguna dan driver. Sembari tetap memperhatikan protokol kesehatan sesuai arahan dan peraturan pemerintah dalam operasionalnya untuk memberikan kenyamanan dan keamanan mobilitas pengiriman barang milik masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

 

Blog tripbisnis.com sangat memahami, kondisi pandemi saat ini mengakibatkan bisnis transportasi online mengalami penurunan yang signifikan. Namun, InDriver sepertinya tetap berusaha mempertahankan pelayanan di kota-kota yang telah beroperasi, bahkan membuka layanan operasional pada beberapa kota baru.

 

Hal itu, menjadi poin untuk membuktikan komitmen InDriver dalam memberikan pelayanan yang terbaik dan terjangkau di masyarakat terhadap angkutan pribadi yang terjangkau. Di samping pentingnya penambahan driver untuk menjamin order kurir berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Ke depan, pengemudi InDriver akan dikenakan biaya komisi yang relatif kecil, antara 7,5% – 9,5%. Meski untuk saat ini, biaya komisi dibebaskan, tetapi selama waktu yang terbatas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *