Driver Ojek Bali Pembunuh Mantan Istrinya, Diancam Hukuman Mati

Amrizal (60) yang sehari-hari berprofesi sebagai mitra driver ojek online di Bali, terancam dihukum mati karena diduga melakukan tindak pidana pembunuhan atas diri Almarhumah Fitriyanti (43) yang tidak lain adalah mantan istrinya sendiri. Kejadian ini terjadi di Leato Utara, Kota Gorontalo (15/01/2021), dimana Amrizal mengaku perbuatannya itu didasarkan sakit hati karena sebelumnya di gugat cerai korban tanpa sepengetahuan dirinya.

 

Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Gorontalo Kota AKP La Ode Arwansyah mengatakan, dari hasil visum et repertum yang sudah dilakukan korban Almarhumah Fitriyanti (43) mengalami 10 luka tusukan benda tajam yang dilakukan oleh pelaku Amrizal (60).

 

Dari hasil penyelidikan, diperoleh fakta bahwa 2 (dua) pekan sebelum kejadian naas tersebut, korban dengan pelaku sudah resmi bercerai. Dan pelaku datang ke rumah korban, dengan alasan ingin bersilaturahmi.

 

Baca juga: Pengemudi Ojek Online Medan Tewas Gantung Diri

 

Pelaku yang diduga sudah merencanakan penganiayaan ini ke diri korban dan juga suami barunya. Hal itu dibuktikan dengan adanya fakta senjata tajam yang sudah dibeli sebelumnya dari pasar sentral di Gorontalo.

 

Pembunuhan ini terjadi sekitar pukul 14.00 Wita, dimana pelaku terlebih dulu datang untuk bertamu di rumah korban. Ditengah perbincangan yang penuh emosi dengan suami korban, pelaku Amrizal (60) secara tiba-tiba menyerang, hingga mengenai tangan. Suami korban dengan refleks langsung menyelamatkan diri, namun masih kena tikam di bagian belakang.

 

Naas, pelaku yang kala itu sangat kalap, kemudian berbalik menyasar korban Fitriyanti yang mencoba lari ke arah laut, namun tetap dikejar pelaku yang kemudian menghujani korban dengan tikaman yang membabi buta.

 

‘Dari hasil visum et repertum diperoleh hasil, pada diri korban yang meninggal dunia terdapat 10 tusukan yakni di bagian dada, tangan, paha, punggung karena ditusuk benda tajam tidak beraturan, asal main hantam saja si pelaku,’ jelas La Ode Arwansyah.

 

Baca juga: Driver Ojol Tewas Terlindas Truk di Medan Marelan

 

Bersumber dari pengakuan tersangka diketahui, motif pembunuhan ini dilatar belakangi adanya rasa sakit hati pelaku yang tidak terima diceraikan oleh korban Fitriyanti. Pelaku dan korban Almarhumah Fitriyanti sudah menikah selama 13 tahun, dan mempunyai 1 orang anak.

 

Pelaku Amrizal, dalam 3 tahun terakhir bekerja di Pulau Bali sebagai driver ojek online, untuk membiayai keluarganya. Tapi dua pekan sebelum kejadian, tanpa diduga terbitlah surat cerai dan tanpa sepengetahuan pelaku.

 

Terkait perbuatan keji ini, Amrizal (60) disangkakan dengan pasal pembunuhan yang direncanakan sebagaimana diatur dalam pasal 340 KUHPidana subsider pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup atau pidana penjara 20 tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *