Cara Sopir Online Atasi Ngantuk

Cara Atasi Kantuk Saat Nyetir Taxi Online

Ketika nyetir taxi online dengan trip antar kota, pengemudi tiba-tiba diserang rasa kantuk. Tentu saja hal ini sangat berbahaya dan rentan mengalami kecelakaan. Untuk itu, seorang sopir (driver) transportasi online harus punya kiat untuk mencegah timbulnya rasa kantuk saat nyetir.

 

Sebagaimana dipahami, kantuk atau ‘mengantuk’ adalah kondisi ketika seseorang merasa ingin tidur. Kondisi adalah wajar dan lazim terjadi pada malam hari ataupun terkadang di siang hari. Namun jika rasa kantuk terjadi secara berlebihan hingga mengganggu aktivitas dan menurunkan produktivitas, maka kondisi ini tidak baik dan bisa menghilangkan pendapatan.

 

Di Indonesia, mengantuk saat nyetir merupakan salah satu penyumbang terjadinya kecelakaan lalu lintas yang banyak menelan korban jiwa, selain akibat rem blong dan pecah ban. Dihimpun dari pendapat dan pengalaman sopir taxi aplikasi transportasi online di Medan, ada beberapa cara ampuh untuk hilangkan rasa kantuk saat berada di belakang kemudi.

 

Cara Sopir Online Atasi Ngantuk

 

1) Waspada di jalan lurus

Rasa kantuk lebih sering datang saat pengendara taksi online melajukan kendaraannya di jalanan yang lurus, misal jalan tol. Pasalnya jalan tol didominasi oleh jalur lurus, sehingga berpotensi besar membuat pengendara jadi jenuh dan mudah mengantuk.

 

Ditambah, kondisi jalanan lurus tersebut membuat sopir taxi ojol tergoda untuk meningkatkan kecepatan secara maksimal, meski terkadang hal itu sering terjadi tanpa disadari. Akibatnya, timbul rasa bosan dan kantuk yang ditambah dengan kecepatan tinggi menciptakan kombinasi mematikan dalam meningkatkan risiko kecelakaan fatal.

 

Baca juga: Tips Aman Berkendara Buat Sopir Ojek Online

 

Jadi, tingkatkan kewaspadaan, tarik nafas lalu buang melalui mulut agar dapat lebih rileks dan hilangkan kantuk di jalan lurus.

 

2) Istirahat sejenak

Bila kantuk datang, bicarakan ke penumpang bahwa Kamu butuh beristirahat sejenak misal di rest area. Dengan beristirahat tentu sangat berpengaruh, apalagi jika Kamu mulai sering menguap dan mata pun terasa susah untuk terbuka lebar. Jangan paksakan diri untuk tetap menyetir, berhenti dan beristirahatlah selama beberapa waktu.

 

Saat tidur sejenak di dalam mobil, pastikan mesin mobil telah dalam keadaan mati dan pastikan atas kecukupan oksigen dengan membuka kaca jendela seperlunya.

 

Setelah mendapatkan waktu tidur yang dirasa cukup, lakukan peregangan sejenak agar badan tidak lemas dan otak pun jadi leblih segar kembali. Salah satu cara yang bisa Kamu lakukan adalah dengan berjalan kaki mengitari mobil selama beberapa menit.

 

3) Memakan camilan

Sebaiknya, Kamu selalu menyediakan camilan di dalam mobil, tapi jangan yang manis. Selain jadi bekal mengemudi ketika menjalankan orderan antar kota, ternyata memakan camilan pun memang cukup ampuh untuk mengusir rasa kantuk saat berkendaraan dengan trip jauh.

 

Baca juga: Cara Sopir Go_Car Jaga Emosi Saat Puasa

 

Adapun makanan camilan yang direkomendasikan untuk dikonsumsi saat berkendara adalah kacang-kacangan. Sebab, kadar gula darah dan insulin Kamu akan tetap stabil setelah mengonsumsi makanan camilan tersebut. Akan berbeda halnya bila yang di konsumsi itu adalah kue kering. Bukannya efek melek yang datang, justru mengunyah camilan yang tinggi gula seperti itu akan berpotensi meningkatkan rasa kantuk.

 

4) Minum kopi, teh, atau soda rendah gula

Selain makan camilan, minuman yang bisa di konsumsi untuk mencegah rasa kantuk saat menyetir adalah kopi, teh, dan soda. Meski ketiga minuman ini kategori kurang menyehatkan bila dikonsumsi berlebih, tapi kafein yang terkandung di dalamnya paling tidak mampu mengusir rasa kantuk selama beberapa jam ke depan.

 

Kafein di dalam kopi, atau soda memang dapat meningkatkan produksi hormon adrenalin, sehingga dapat dengan cepat membangkitkan semangat dan mempercepat detak jantung. Namun, kafein ini juga bisa membuat Kamu ingin buang air kecil terus-menerus karena sifat diuretik nya yang meningkatkan produksi urine.

 

5) Mengobrol dan putar radio atau musik

Saat rasa kantuk menyerang saat di belakang kemudi, akan lebih baik bila Kamu mengobrol dengan penumpang yang ada di dalam mobil. Bicarakanlah hal-hal yang menarik, sehingga perhatian tidak lagi terfokus pada rasa kantuk.

 

Jika kebetulan penumpang sedang tidur, maka setel radio atau musik dan kesayangan dengan volume secukupnya sambil bernyanyi setengah suara. Untuk itu, siapkan lagu-lagu kesayangan Kamu di dalam flashdisk, agar tidak terlalu sibuk memilih lagu sambil menyetir.

 

Baca juga: Cara Sopir InDriver-Car Menjalankan Ibadah Puasa

 

Tapi hati-hati, jangan sampai aktivitas untuk mendengarkan musik kesayangan ini justru membuat konsentrasi Kamu selama menyetir jadi terganggu.

 

6) Membuka kaca jendela mobil

Untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan mengusir rasa kantuk, Kamu bisa membuka kaca jendela mobil secukupnya. Sebab, telinga Kamu tidak akan pernah berhenti mendengar suara mobil berjalan dan irama ini sangat dibutuhkan otak untuk membuat Kamu tetap bisa berkonsentrasi mengendalikan setir mobil.

 

7) Jangan minum obat sebelum atau saat berkendara

Hindari mengonsumsi obat-obatan, seperti obat anti_mabuk kendaraan, obat flu, obat alergi, ataupun obat pereda nyeri. Sebab, biasanya obat ini akan menimbulkan efek kantuk. Selain itu, kondisi yang biasa diatasi oleh obat-obatan tersebut membutuhkan waktu istirahat yang lebih banyak agar cepat sembuh.

 

Jika kondisi memang sedang tidak fit, jangan paksakan diri untuk menyetir. Minta dan bawalah orang lain untuk mengemudi atau bergantian mengemudi agar juga punya waktu untuk menetralkan efek samping obat-obatan di atas. Namun, hal ini terlebih dahulu harus diberitahukan kepada pemesan taksi online.

 

Baca juga: 6 Hal Wajib di Cek Pengemudi Maxim_Car

 

Bila memang tidak ada sopir pengganti (sopir dua), cara terbaik minumlah obat saat telah sampai di tempat tujuan pengantaran atau sebelum mengistirahatkan diri di rest area.

 

Itulah 7 (tujuh) cara mencegah ngantuk saat nyetir di trip antar kota. Untuk meminimalkan risiko kecelakaan selama di perjalanan, Kamu juga wajib memeriksakan kondisi kendaraan laik jalan, seperti kecukupan bahan bakar, bunga dan tekanan ban, aki, mesin, rem, air wiper, segitiga pengaman, kunci roda, dongkrak, senter, dan lain sebagainya. Serta, atur juga kecepatan laju dan jarak dengan kendaraan lain.

 

Yang lebih penting lagi untuk mencegah kantuk adalah tidur yang cukup pada malam sebelum Kamu on bid. Selain itu, cukupi kebutuhan protein dan air minum, agar Kamu tidak dehidrasi dan cepat lemas selama berkendara.

 

Semoga bermanfaat, salam sehat dan satu aspal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *