Tips Naik Ojek Aman Untuk Wanita

8 Tips Aman Naik Ojek Online Bagi Wanita

Tak dapat dipungkiri, ada banyak kasus kejahatan dan tindak kriminal dilakukan oleh oknum ojek online yang dialami oleh wanita, orang tua dan anak-anak. Memang, sekarang ini penggunaan aplikasi transportasi online sedang trend karena menawarkan kemudahan dan kecepatan akses, serta biaya murah.

 

Selain itu, moda layanan transportasi online sangat praktis membantu aktivitas dan pekerjaan masyarakat di perkotaan, misal mengirim barang atau dokumen via kurir, pesan antar makanan di resto, dan belanja kebutuhan sehari-hari di toko. Terlebih di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Medan dan Bandung yang sering mengalami kemacetan, maka ojek online sangat tepat digunakan pada jam macet tersebut.

 

Namun demikian, faktor keamanan dan keselamatan jiwa yang seharusnya menjadi pertimbangan terpenting dalam layanan transportasi online, terasa masih belum bisa dipenuhi oleh pihak pengembang aplikasi dan perusahaan penyedia jasa. Karena itulah, diperlukan sikap mawas diri dari setiap penggunanya selama menggunakan jasa transportasi online, terutama bagi wanita dan anak-anak.

 

Berikut ini, tripbisnis.com akan berbagai 8 (delapan) tips agar tetap aman dan terhindar dari  tindak kriminal bila menggunakan jasa ojek online bagi wanita/perempuan. Tips dimaksud adalah sebagai berikut:

 

1) Pastikan Identitas Pengemudi (Driver) Sesuai Aplikasi

Hal pertama yang penting dan agar selalu diingat, setelah memesan transportasi online adalah memastikan bahwa identitas pengendara telah sesuai dengan yang tertera di dalam aplikasi ojek online. Identitas tersebut meliputi: a) wajah, b) nama, c) jenis kendaraan, dan d) nomor kendaraan yang digunakan. Bila Kamu menemukan identitas pengendara yang berbeda, maka batalkan saja pemesanan ojek tersebut. Mengapa? Karena hal tersebut berisiko tinggi bagi keamanan penumpang.

 

Untuk menambah rasa nyaman dan menghindari terjadinya kasus negatif akibat mendapatkan driver pria, seperti pelecehan ringan hingga berat, saat ini ada aplikasi ojek online yang khusus untuk customer wanita mendapatkan driver wanita. Selain itu, ada juga perusahaan ojek online yang memiliki platform khusus perempuan/wanita. Jadi, Kamu pun punya banyak platform alternatif untuk memesan ojek online dalam menjalankan aktivitas luar rumah.

 

2) Berikan Informasi ke Orang Terdekat

Pastikan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan ketika memilih untuk menggunakan layanan transportasi online. Blog tripbisnis.com memberi saran agar Kamu selalu memberikan kabar perjalanan kepada orang terdekat saat sedang berada di transportasi online.

 

Baca juga: 6 Protokol Kesehatan yang Wajib Dipatuhi Ojek Online

 

Apalagi, bila Kamu melihat pengendara ojek mulai bertingkah sangat mencurigakan selama di jalan. Segera kirimkan foto layar atau screenshot order agar orang terdekat tahu di mana posisi Kamu dan identitas pengendara. Atau bisa mengirimkan share lokasi Kamu melalui fitur aplikasi yang disediakan oleh ojek online. Bisa juga melalui chatting di aplikasi whatsapp agar bisa terpantau.

 

3) Pilih Lokasi yang Ramai

Memang wanita dan anak-anak sangat rentan dengan tindak kejahatan. Oleh karena itu, untuk berjaga-jaga sebaiknya memilih titik penjemputan yang ramai, atau setidaknya berada di tempat umum dan dapat dilihat sejumlah orang. Baik itu teman dekat, kerabat, atau orang lain yang sudah saling mengenal. Ingat, posisi titik penjemputan yang sepi biasanya akan mendorong seseorang untuk berbuat nekat melakukan kejahatan.

 

4) Mengenal Rute Perjalanan

Perhatikan dan cermati rute perjalanan saat berkendara dengan menggunakan jasa layanan transportasi online. Kamu harus memastikan bahwa rute yang dilalui adalah jalan yang benar menuju ke tujuan pengantaran. Andai Kamu berkunjung ke tempat yang belum pernah didatangi sebelumnya, maka gunakan aplikasi Google Maps untuk memastikan Kamu sedang berada di rute yang benar. Bila tidak sesuai, segera tanyakan kepada mitra driver mengapa rutenya tidak sesuai.

 

Tips Naik Ojek Aman Untuk Wanita

 

5) Emergency Button

Nah, ketika di tengah perjalanan terjadi hal yang tidak diinginkan, maka Kamu bisa memanfaatkan adanya fitur emergency button untuk memberikan sinyal kepada operator ojek online dan atau pihak terkait tentang keadaan darurat. Caranya, Kamu bisa langsung klik fitur emergency ini melalui aplikasi ojek online. Segera, pihak customer service dari perusahaan transportasi online tersebut akan segera melacak dan menangani keluhan Kamu, atau pihak aplikator mengirimkan satuan tugas (satgas) terdekat sehingga dapat menolong secepatnya.

 

6) Hindari Memakai Pakaian Terbuka

Bila akan menggunakan transportasi online, terutama ojek motor (bike), agar Kamu menghindari memakai pakaian terbuka. Jadi, gunakan pakaian yang tertutup. Akan lebih baik lagi, bila Kamu kenakan jaket sehingga pakaian yang digunakan tidak kembang apabila kena angin. Penggunaan pakai tertutup ini dalam rangka untuk menghindari godaan dari para pria iseng. Selain itu, dengan mengenakan pakaian tertutup, akan membuat Kamu akan lebih aman dari angin, dingin, serta sinar Ultra Violet (UV) yang berlebihan.

 

7) Jangan Pakai Perhiasan

Sebaiknya Kamu harus hindari memakai pakaian terbuka dan menggunakan perhiasan saat sedang berada di transportasi online, apalagi bila menggunakan ojek motor (bike). Tujuannya agar tidak mengundang timbul niat jahat dari driver maupun orang lain selama di perjalanan. Perlu dipahami, bahwa tindak kejahatan saat menggunakan transportasi online (baik taksi maupun ojek ride) terjadi bukan hanya karena adanya niat, namun akibat terbukanya kesempatan.

 

Baca juga: 9 Motor yang Cocok Buat Driver Ojol Wanita

 

8) Menggunakan Helm Sendiri

Memang pihak perusahaan aplikasi ojek online ada menyediakan atribut, berupa jaket dan helm, serta peraturan yang mengharuskan tiap driver bike untuk menyiapkan helm bagi penumpang. Namun, kenyataan di lapangan sebagian helm yang disediakan oleh para mitra driver rider bukan helm standar, misal tidak memiliki tali pengaman helm atau helm sudah kusam dan kurang bersih.

 

Ingat, tak ada satu pun orang yang ingin tertimpa musibah. Maka dari itu, Kamu bisa mengantisipasinya, salah satunya dengan menggunakan helm standar yang di bawa sendiri. Hal ini untuk antisipasi, jika sewaktu-waktu Kamu mengalami musibah tindak pidana perampokan atau penjambretan barang hingga membuatmu terjatuh, maka helm tersebut sangat membantu untuk melindungi area kepala. Ingat, aksi begal mulai marak terjadi, pastikan dalam pemakaian helm benar-benar terkunci dengan baik.

 

Jika tidak membawa helm dan dalam keadaan terpaksa menggunakan helm milik ojek online, maka Kamu harus siapkan hair net atau penutup kepala. Tujuannya, agar kepala dapat terlindungi dari virus yang mungkin saja terdapat pada helm tersebut.

 

Demikian ulasan tentang ke-8 (kedelapan) tips aman naik ojek online (baik motorcycle atau pun taxi) untuk perempuan/wanita. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *