7 Peluang Usaha yang Bagus Untuk Driver Ojol

Semakin menurun pendapatan ojek online menjadi pemicu para driver untuk kreatif mencari peluang usaha dan menekuni usaha tersebut. Tak heran, karena kesibukan mengurus usaha, banyak driver ojol yang gantung jaket dan berhenti narik.

 

Sebenarnya dengan makin maraknya aplikasi ojek online membutukan banyak mitra (baik driver maupun merchant) tidak hanya bisa dijadikan peluang kerja, melainkan juga sebagai satu peluang usaha yang dikerjakan oleh driver itu sendiri.

 

Bila anda pengguna aktif media sosial, seperti facebook, instagram, twitter dan youtube, pasti pernah melihat postingan para driver ojek online yang memiliki kemapuan dan keahlian menciptakan lapangan kerja baru khususnya buat driver ojol. Peluang kerja dan usaha itu pun berawal dari lingkungan sekitar para driver itu sendiri.

 

Sebagaimana data di playstore, aplikasi ojek online sudah sangat banyak (diantaranya gojek, grab, okejek, maxim, indriver, antarin, oncall, dan aplikasi-aplikasi transportasi online lainnya). Meski pendapatan driver ojol cenderung menurun akibat terpaan pandemi Covid19, namun semakin banyak jumlah perusahaan ojol membuat makin membludaknya driver ojek online di seluruh daerah, terutama kota-kota besar yang diperkirakan sudah lebih dari lima jutaan orang.

 

Itu hanya data acak hasil unduhan apk driver dari perusahaan ojol yang beroperasi di Indonesia. Sebaliknya unduhan para pengguna dipastikan lebih banyak lagi. Jumlah ini terus membengkak, karena perekrutan masih terus dilakukan oleh perusahaan-perusahaan transportasi online tersebut di tahun 2021.

 

Artinya, persaingan antar-driver ojol bakal makin sengit tahun 2021 untuk berebut order di berbagai tempat. Terlebih skema insentif yang selama ini diterapkan duo ‘ijo’ decacorn (gojek dan grab) cenderung tidak akan ada lagi dan muncul kebijakan lain yang diberlakukan pihak aplikator dianggap kurang memihak driver.

 

Ngeluh terus-terusan tak ada guna dan malah bikin stres. Mending mencoba usaha baru dengan cara memanfaatkan membeludaknya driver ojol di Indonesia. Dalam analisa blog tripbisnis.com, sedikitnya ada 7 (tujuh) jenis usaha yang bisa digeluti para driver, yaitu:

 

1) Membuka Bengkel Khusus Untuk Ojek Online

Makin banyak driver ojol, maka makin banyak sepeda motor berseliweran di jalan. Karena itu, merintis usaha bengkel motor bisa dijadikan pilihan peluang usaha. Bila memungkinkan agar diupayakan status bengkel adalah partner resmi, strategi ini bakal mendongkrak reputasi. Jangan lupa juga bila diskon diadakan.

 

Perlu diingat, tidak perlu jadi bengkel resmi dari agen pemegang hak merek (APHM) motor, karena membuat izin dan ongkosnya pasti mahal. Buka bengkel biasa saja yang bisa melayani segala merek motor.

 

Agar semakin menarik driver ojol datang, maka berikan diskon khusus buat mereka. Misalnya diskon 10 persen dari total biaya dengan menunjukan aplikasi driver, atau sistem kupon yang bila terkumpul dalam jumlah tertentu bisa mendapatkan biaya service gratis.

 

Biar tidak terlalu banyak merogoh uang buat biaya promosi, diskon mungkin bisa diterapkan pada hari tertentu saja, misalnya tiap Minggu. Bisa juga penawaran dalam bentuk lain, seperti driver ojol gratis soft drink bila datang servis.

 

Baca juga: Cara Mudah Daftar Okejek Driver dan Mitra Okefood

 

Yang penting anda harus menghitung secara benar seluruh biaya buat menjalankan promosi khusus tersebut. Tujuannya agar tidak rugi. Dalam jangka panjang, mungkin kelak bisa mengajak perusahaan ojek online untuk melakukan perjanjian kerja sama secara resmi. Adanya kerja sama ini, kemungkinan besar membuat nama bengkel akan lebih cepat terkenal. Dan, tentu saja, akan mampu menarik lebih banyak driver ojol.

 

2) Counter Pulsa dan Token

Kalau menunggu order masuk ke akun driver, terkadang bisa driver sering kebablasan main game online, chatingan, nonton youtube, main facebook dan instagram. Tentu aktivitas ini akan membuat kuota internet cepat habis. Terpaksa harus beli lagi biar bisa narik. Counter pulsa menjadi pilihan peluang usaha yang bagus, karena driver ojol 100 persen sangat bergantung pada data internet untuk bekerja atau onbid.

 

Memang, saat ini sudah banyak saluran buat beli pulsa dan token, baik dari aplikasi jual pulsa, marketplace sampai layanan internet banking. Tapi tidak semua driver tahu hal itu, terutama yang bukan generasi milenial. Beli pulsa/data dan token di counter tetap jadi pilihan utama, karena simpel saat lagi narik di jalan.

 

Agar ramai, strategi membuat promo diskon khusus buat driver ojol bisa menjadi daya tarik tersendiri. Misalnya bisa bikin program member. Untuk jadi member, harus memberikan fotocopyy kartu tanda pengenal yang valid sesuai dengan nama yang tertera di aplikasi driver. Nantinya, member cukup kirim SMS atau miss call untuk beli pulsa/data. Pembayaran bisa dilakukan kemudian hari.

 

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, batasi nominal nilai pulsa/data jika berminat pakai program member ini. Misalnya Rp 100 ribu dan harus dibayar paling lambat esok hari. Dengan begitu, jika ada driver ojol nakal yang jadi member hanya untuk kabur setelah pesan pulsa, usaha anda tidak terlalu terbebani dana yang hilang.

 

3) Warkop Yang Ada Wi-Fi

Driver ojol identik dengan kopi saat ngetem. Kayaknya kafein menjadi doping agar kuat narik sepanjang hari. Hal itu berarti usaha warung kopi berpotensi sukses untuk digeluti.

 

Namun warkop yang di buka tidaklah sembarang, melainkan warkop dengan fasilitas tambahan Wi-Fi dan colokan cas hp. Dijamin driver ojol bakal berduyun-duyun datang karena bisa dapat koneksi internet gratis dan cas battery hp.

 

Bicara layanan Wi-Fi yang bisa dipilih antara lain yang pakai kabel, seperti First Media, Indihome, Biznet, My Republik hingga yang portabel seperti XL, Indosat Ooredoo dan Smartfren. Meski secara umum, koneksi internet kabel jauh lebih oke. Namun biaya langganannya cenderung lebih mahal. Koneksi internet portabel amat bergantung pada kekuatan sinyal yang ada di daerah setempat, tapi biasanya sedikit lebih murah.

 

Baca juga: Paket Internet Terbaik Untuk Driver Gojek

 

Sebelum memutuskan untuk menggunakan provider telekomunikasi, sebaiknya bandingkan dulu tarif masing-masing perusahaan. Khusus Wi-Fi dari modem portabel, dicoba dulu sinyalnya di daerah tempat warkop berada. Kalau ternyata lemah, disarankan memilih yang pakai kabel saja agar pelanggan tidak kabur karena jaringan internetnya sangat lambat.

 

4) Warung Makan Ojol

Makan adalah kebutuhan primer setiap orang, usaha warung makan tetap berpotensi sukses. Dalam kaitan dengan membludaknya driver ojol, peluang usaha ini bisa diperbesar jika punya program khusus buat mereka.

 

Ingat, driver ojol banyak yang masih narik orderan saat jam makan. Bila mau mencoba, buka saja warung makan yang memberikan harga khusus buat para driver itu. Misal membuat promo pada jam tertentu, misalnya pukul 12.00-14.00 dan 19.00-21.00. Pada jam itu, khusus untuk driver ojol dapet diskon 20 persen.

 

Atau warung makan milik anda didaftarkan jadi mitra (merchant ojol) dengan layanan pembelian makanan online (misal gofood, okefood, maximfood, grabfood). Lalu, luncurkan program promo ke driver yang dapat order pesan antar makan/minuman di situ. Driver diberi kupon diskon yang bisa dipakai hingga batas waktu tertentu.

 

Jadi, nanti driver bakal kembali lagi ke warung makan anda. Tapi kali ini sebagai konsumen warung anda, bukan untuk membeli buat orang lain yang memesan melalui aplikasi.

 

5) Service Handphone

Masyarakat yang hidup di jaman sekarang ini, tak bisa lepas dari alat komunikasi, seperti handphone. Hal ini menyebabkan permintaan alat komunikasi semakin meningkat. Untuk driver ojol, handphone merupakan alat wajib yang harus ada dan dibawa kemana pun setiap hari.

 

Namun apa jadinya apabila handphone milik driver tidak berfungsi secara normal? Jawabannya, driver tidak bisa jalankan orderan (offbid) dan harus segera membawa handphone tersebut ke tukang service handphone. Tukang service handphone merupakan jasa yang banyak digunakan pada dekade ini. Maka dari itu, membuka usaha service handphone dinilai sangat tepat dan sangat menguntungkan pada sekarang ini.

 

Sebagai seorang pemilik usaha dan teknisi servis handphone, anda selayaknya memiliki kemampuan untuk melakukan pemeriksaan kerusakan dengan cepat dan benar, memberitahu kondisi barang dan perkembangannya pada pemilik, jangan langsung mengganti komponen yang rusak apabila belum mendapat persetujuan dari pemilik barang.

 

Selain itu, anda harus juga mengikuti perkembangan terbaru setiap detil jenis ponsel, merk, tipe, fitur dan asal negara yang mengeluarkan produk setiap merk HP. Serta, memiliki data program repair yang lengkap dan memiliki jaringan komunitas yang cukup luas.

 

Agar semakin menarik driver ojol datang memperbaiki hp, maka berikan diskon khusus buat mereka. Misalnya diskon 10 persen dari total biaya dengan menunjukan aplikasi driver, atau sistem kupon yang bila terkumpul dalam jumlah tertentu bisa mendapatkan biaya untuk service hp gratis.

 

6) Berjualan Online di Tokopedia atau di Marketplace lainnya

Untuk menjalankan usaha ini, terlebih dahulu para driver harus membuat akun di marketplace, kemudian berjualan di sana. Cara ini menjadi cara paling mudah, daripada membuat website penjualan (toko online) sendiri.

 

Anda bisa menjual barang yang anda miliki di Tokopedia, misal pakaian/baju, tas buat driver, jaket ojol, produk handmade, dan sebagainya. Agar bisa berjualan di Tokopedia, anda harus mendaftar dan melakukan verifikasi terlebih dahulu di situs tokopedia. Setelah terverifikasi, anda bisa mengupload barang yang ingin anda jual.

 

Ingat, berjualan di tokopedia secara khusus akan membantu menaikan omset toko offline anda, dan akan menjadi kesempatan baru, serta akan menambah jangkauan konsumen anda.

 

Baca juga: Pengemudi Ojol Medan Menolak Merger Gojek – Grab

 

7) Buka Pangkalan Ojek

Pangkalan driver ojol saat ini sangatlah terbatas. Malah lebih banyak driver ojol yang suka mangkal di trotoar atau pinggir jalan sehingga menambah kemacetan arus lalu lintas.

 

Bila punya modal, mungkin bisa mempersiapkan lahan khusus untuk dijadikan pangkalan ojek online. Lahan seluas 50 meter persegi dirasa sudah cukup untuk menjalankan usaha ini.

 

Kemudian, buat perjanjian kontrak dengan komunitas driver ojol setempat. Cari komunitas yang resmi, ada ketua, sekretaris, sampai bendahara kalau ada. Nantinya, lahan disewakan kepada anggota komunitas itu sesuai dengan kontrak, misalnya selama sebulan. Tapi usahakan minta pembayaran sewa di muka.

 

Ketujuh peluang usaha bagi driver ojek online di atas akan lebih mudah menjalaninya jika kamu sebelumnya punya pengalaman sebagai driver ojol. Sebab, akan lebih memahami kebiasaan dan celah yang bisa dimanfaatkan dari para driver untuk mengembangkan usaha agar dapat lebih cepat sukses.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *