6 Protokol Kesehatan yang Wajib Dipatuhi Ojek Online

Bagi para pelanggan transportasi online (ride hailing atau ride sharing) yang terpaksa berutinitas keluar rumah, tentunya ingin merasa aman dan nyaman saat naik ojek online. Protokol kesehatan pun hal wajib yang harus diterapkan berangkat atau pulang beraktivitas menggunakan ojek atau taksi online.

 

Sebagaimana diketahui, protokol kesehatan (disingkat prokes) adalah aturan yang wajib diterapkan untuk menimalisir kemungkinan terinfeksi virus corona selama fase new normal dan pandemi yang berkepanjangan. Misalnya kewajiban penggunaan masker, penjagaan jarak antar individu lain dan rajin mencuci tangan dengan air mengalir dan menggunakan sabun.

 

Protokol kesehatan diatas juga sudah disetujui oleh banyak pihak terkait, mulai dari Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, Pemerintah RI dan Ikatan Dokter Indonesia. Bahkan, perusahaan ojek online (ojol) Indonesia kerap gencar untuk mensosialisasikan bagaimana pentingnya penerapan berbagai poin yang ada di dalam protokol kesehatan untuk diterapkan driver selama ngojek (prokes driver ojek).

 

Artinya, secara khusus untuk penggunaan ojek online ada aturan protokol kesehatannya sendiri. Misalnya kewajiban penggunaan masker, penjagaan jarak antar individu lain dan tentunya rajin mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun (jika tidak menemukan fasilitas pencuci tangan, sementara waktu bisa menggunakan hand sanitizer untuk memastikan tangan selalu bersih.

 

Ojek online ketika beroperasi harus berinovasi menjaga jarak fisik untuk mencegah penularan Covid-19. Serta wajib menggunakan partisi atau sekat pembatas penumpang kepada mitra driver ojol.

 

Baca juga: SatBrimob Jabar Himbau Pengemudi Ojek Online Menerapkan Protokol Kesehatan

 

Selain pentingnya menjaga kesehatan dari luar, diwajibkan pula untuk menjaga kesehatan dari dalam tubuh. Caranya dengan mengonsumsi makanan dan minuman bernutrisi, istirahat yang cukup, berolahraga rutin, dan konsumsi multivitamin yang bisa membantu untuk menjaga daya tahan tubuh.

 

Kembali lagi ke protokol kesehatan saat menjalani rutinitas menggunakan ojek online, ada beberapa hal yang wajib dipatuhi dan diterapkan oleh mitra driver dan penumpang-nya. Ingat, sepeda motor dan mobil untuk tujuan melayani kepentingan masyarakat mengangkut penumpang, pesan antar makanan, berbelanja di toko, dan jasa kurir barang harus memenuhi protokol kesehatan.

 

Untuk menjaga keamanan dan keselamatan bersama di masa pandemik, ojek online wajib mematuhi protokol kesehatan sebagaimana yang telah ditetapkan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

 

Baca juga: Driver Online Kepri Harus Menjadi Duta Penerapan Protokol Kesehatan

 

Dalam ketentuan Pasal 11 Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 41 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas PM 18 Tahun 2020 Tentang Pengendalian Transportasi dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19, ada 6 protokol kesehatan yang wajib dipatuhi ojol selama onbid yaitu:

 

1) Pengemudi disinfeksi kendaraan sebelum dan sesudah digunakan;

2) Pengemudi menggunakan masker, sarung tangan, jaket lengan panjang (alternatif atau minimal baju lengan panjang serta menggunakan celana panjang);

3) Penyekat disarankan untuk jaga jarak penumpang dan pengemudi;

4) Penumpang ojek online bawa helm sendiri dan menggunakan masker;

5) Prioritaskan pembayaran ojek online secara non-tunai (cashless);

6) Terakhir siapkan hand sanitizer oleh pengemudi (sebab, sepanjang perjalanan belum tentu akan menemukan sarana atau fasilitas cuci tangan);

 

Selain ke-6 hal diatas, sangat penting untuk memastikan diri Kamu dalam kondisi yang fit, cek suhu tubuh, memiliki daya tahan tubuh yang kuat serta sistem imun yang baik sebelum melakukan perjalanan dengan ojek online.

 

Baca juga: Apresiasi Atas Inovasi Gojek di Masa Pandemi Covid-19

 

Kemudian, sebisa mungkin untuk tidak menyentuh area wajah selama dalam perjalanan. Karena hal ini masih memungkinkan kalau tangan kamu kotor.

 

Jika sudah sampai ke tempat tujuan, silakan menuju ke fasilitas cuci tangan untuk mencuci tangan Kamu agar selalu bersih dan terhindar dari virus Corona yang berbahaya ini.

 

Patuhilah protokol kesehatan yang ditetapkan untuk ojek online dan penumpang agar maksimal mencegah penyebaran virus Covid-19.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *