Strategi Ojek Online Grab di Indonesia

3 Rencana Strategis Grab Pulihkan Ekonomi Indonesia

Grab yang sebelumnya populer sebagai GrabTaxi) merupakan salah satu platform layanan on demand yang bermarkas di Singapura. Operasional Grab di Indonesia berada di bawah bendera PT. Solusi Transportasi Indonesia (Grab) dan merupakan satu platform O2O yang paling sering digunakan di Asia Tenggara.

 

Dalam kiprahnya, bisnis Grab menyediakan layanan kebutuhan sehari-hari bagi para pelanggan termasuk perjalanan (ojek daring, mobil dan taxi), pesan-antar makanan, pengiriman barang (kurir/express) dan pembayaran menggunakan dompet digital. Sekarang ini Grab telah sukses menyediakan layanan di Singapura, Indonesia, Filipina, Malaysia, Thailand, Vietnam, Myanmar, Kamboja, dan Amerika Serikat.

 

Komitmen terus dibangun dengan rancangan strategi bahwa setiap masyarakat di Asia Tenggara harus mendapatkan keuntungan dari ekonomi digital, dan perusahaan siap memberikan akses untuk layanan transportasi yang aman dan terjangkau, layanan pesan antar makanan dan pengiriman barang, serta layanan pembayaran mobile dan finansial.

 

Strategi Ojek Online Grab di Indonesia

 

Seiring semakin membaiknya ekonomi global, PT. Solusi Transportasi Indonesia (Grab) pasca di hantam pandemi Covid19 berkomitmen dukung pemerintah RI untuk pulihkan ekonomi. Artinya, Grab siap untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional. Kita mengetahui, dampak dari pandemi menerpa semua orang. Dengan semangat gotong royong, kita harus berkolaborasi mengambil peran untuk membantu saudara-saudara kita. Tujuannya, agar Indonesia bisa melewati masa-masa sulit secara bersama-sama.

 

Kolaborasi Grab ini pun harus didasarkan pada kerjasama dengan pemerintah pusat dan daerah untuk mendapatkan informasi tentang tantangan paling kritis yang dihadapi masyarakat Indonesia, khususnya terkait dengan perawatan kesehatan dan pemantapan mata pencaharian melalui penggunaan teknologi digital.

 

Baca juga: Grab Lakukan Rencana Pelatihan UMKM di Tahun 2021

 

Setidaknya dari analisa blog ojek online ini, ada 3 (tiga) aspek yang mendesak untuk dilakukan bersama dalam rangka mendorong pulihnya ekonomi di Indonesia, yakni meratanya vaksinasi, digitalisasi UMKM, dan revitalisasi pariwisata. Kolaborasi pemerintah dan perusahaan swasta pun bisa diwujudkan dengan penyediaan jaringan pengaman sosial bagi masyarakat miskin, adaptasi perilaku sehat, dan optimalisasi vaksinasi.

 

Untuk hal tersebut, Grab telah bekerja sama dengan pemerintah pusat dan daerah dalam lebih dari 40 inisiatif program dalam bidang vaksinasi, digitalisasi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), serta revitalisasi sektor pariwisata.

 

1) Grab Mendukung Vaksinasi di Indonesia

Vaksinasi adalah elemen terpenting dalam mendorong pemulihan ekonomi nasional, karena menjadi garis pertahanan terdepan dalam melawan virus yang mewabah saat ini.

 

Pada aspek dan strategi ini, Grab telah mendorong program vaksinasi nasional dengan melaksanakan vaksinasi mitra Grab di lebih dari 53 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia, yang juga meliputi kota kecil seperti Jayapura, Maros, Ambon, Bantul, Gowa dan daerah lain. Kedepan, Grab akan terus meningkatkan titik inokulasi (penyuntikan) vaksinasi sesuai arahan pemerintah pusat dan daerah.

 

Melalui program strategis ini, sekarang sudah ada ratusan ribu masyarakat termasuk mitra pengemudi Grab telah mendapatkan vaksin. Lebih penting lagi, status mereka (driver) yang telah divaksinasi tercantum pada aplikasi dan dapat dilihat oleh konsumen saat memesan armada. Hal ini tentu saja akan meningkatkan ketenangan dan rasa aman saat bepergian menggunakan armada Grab.

 

Bila dilihat dari kondisi geografis Indonesia yang merupakan negara kepulauan memiliki tantangan tersendiri dalam penyediaan vaksin yang merata dan mencakup semuanya. Untuk itu, pemanfaatan teknologi dan jangkauan platform aplikasi Grab yang luas dapat membantu pemerintah dalam mengatasi masalah geografis ini.

 

Jadi, di masa mendatang, Grab akan terus berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah dalam vaksinasi, salah satunya dengan cara menjangkau segmen masyarakat yang interaksi dan kerentanan sosial tinggi.

 

2) Dukung Pengembangan Digitalisasi UMKM

Pada masa pandemi Covid19 ini, UMKM terbukti menjadi pilar kuat yang di miliki Indonesia serta memungkinkan perekonomian nasional bisa bertahan. Hal tersebut disebabkan banyak usaha yang terus tumbuh untuk menyediakan barang dan jasa penting bagi masyarakat. Sektor UMKM ini mencakup 99,9% dari total unit usaha di Indonesia. Dengan rincian, 64,2 juta unit usaha adalah UMKM dan dapat menyerap 120 juta dari 130 juta tenaga kerja nasional.

 

Baca juga: Cloud Kitchen Solusi Ride Hailing Saat Pandemi Covid19

 

Untuk rencana strategis dalam lingkup digitalisasi UMKM, PT. Solusi Transportasi Indonesia (Grab) akan terus bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Koperasi dan UKM serta pemerintah di 12 provinsi untuk mendorong UMKM masuk ke platform digital melalui gerakan dengan hastag #TerusUsaha.

 

Pandemi ini membuktikan peran penting UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia. Namun, sebagian besar masih berada di luar ekosistem ekonomi digital hingga dibutuhkan cara untuk meningkatkan inklusi keuangan UMKM. Dengan cara ini, pelaku UMKM dapat meningkatkan pendapatan yang selanjutnya akan mendukung mata pencaharian pelaku usaha dan keluarganya semakin baik lagi.

 

Program #TerusUsaha yang dikembangkan Grab ini telah memfasilitasi jutaan UMKM masuk ke platform digital untuk memperluas pengembangan bisnis dengan memberikan akses yang lebih besar kepada konsumen dan lebih banyak saluran untuk meningkatkan pendapatan dan promosi atau pemasaran.

 

Pengembangan program ini akan merangkum berbagai inisiatif akselerasi khusus, terutama untuk melatih dan meningkatkan keterampilan UMKM, serta iklan untuk meningkatkan visibilitas online yang dapat meningkatkan penjualan. Grab juga telah meluncurkan microsite yang dirancang khusus untuk UMKM dalam rangka memberikan tips dan pengetahuan lainnya agar dapat mengembangkan bisnis online mereka lebih sukses lagi.

 

Baca juga: Besar Penghasilan Driver Ojek Online Saat Ini

 

Informasi terbaru, Grab mendukung Kementerian Penanaman Modal/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dalam proses membantu UMKM mengajukan izin usaha untuk mendapatkan Nomor Izin Usaha (NIB) melalui Online Single System (OSS). Dalam perjanjian kerja sama yang ditandatangani oleh Menteri Penanaman Modal/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dan Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata, Grab akan menyebarluaskan informasi kepada UMKM dan menyediakan helpdesk bagi UMKM yang menghadapi tantangan dalam mendapatkan izin usaha.

 

3) Kerja Sama Revitalisasi Sektor Pariwisata

Dalam kerangka pulihkan ekonomi Indonesia, Grab punya strategi untuk mendukung kebangkitan pariwisata di berbagai daerah. Pariwisata merupakan salah satu sektor di mana pemerintah mengundang Grab untuk berkolaborasi.

 

Memang sektor pariwisata harus melibatkan banyak orang dan memiliki banyak bisnis sebagai sistem pendukungnya. Artinya, pemulihan di sektor pariwisata berarti juga pemulihan di rumah tangga yang banyak melibatkan bisnis banyak orang.

 

Langkah yang sudah dilakukan Grab dengan memberi dukungan di destinasi super Danau Toba, Sumatera Utara, Borobudur, Jawa Tengah, dan juga Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Kehadiran dan kolaborasi Grab di Danau Toba diwujudkan dalam program Grab Toba, meliputi pemberian layanan GrabCar Airport di Bandara Silangit, Grab Rent yang cocok untuk wisatawan, serta pemesanan hotel melalui aplikasi Grab.

 

Dimasa mendatang, program Grab Toba diharapkan dapat membantu pencapaian target 1 juta pengunjung di destinasi super Danau Toba (Sumut), Borobudur (Jateng), dan juga Labuan Bajo (NTT).

 

Baca juga: Strategi Marketing Ojek Online Sebagai Transportasi Umum

 

Khusus di destinasi super Candi Borobudur yang telah lama menjadi daya tarik wisata dunia, Grab telah mendukung inisiatif pariwisata keselamatan sesuai dengan prinsip-prinsip kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan (CHSE) untuk mitra pengemudi dan merchant Grab, promosi perjalanan dan eksplorasi destinasi wisata melalui layanan Grab, serta penyediaan paket wisata di wilayah Magelang, Yogyakarta, Solo dan Semarang.

 

Selain mewujudkan strategi di atas, Grab juga bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam menyelenggarakan pelatihan peningkatan kualitas layanan bagi mitra pengemudi Grab yang menjadi garda terdepan dalam berinteraksi dengan wisatawan di berbagai destinasi wisata.

 

Intinya, Grab akan terus berkomitmen untuk berkolaborasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional. Dengan meningkatnya jumlah orang yang divaksinasi dan UMKM digital menyediakan platform yang kuat untuk percepatan pertumbuhan yang didorong oleh kemitraan antara pemerintah dan swasta. Maka sangat kuat diyakini bahwa kinerja ekonomi kedepannya akan lebih cerah di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *