Tips On Bid Saat Driver Puasa

12 Tips On Bid Buat Driver Ojol Yang Jalankan Puasa

Menjaga kesehatan fisik saat on bid bagi driver yang bekerja sebagai ojol, apalagi ketika sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan sangat penting dilakukan. Puasa yang seyogianya merupakan ujian jangan dianggap jadi penghalang dan tantangan berat hingga membuat teman² driver ojek online jadi malas on bid.

 

Memang di awal menjalankan ibadah puasa, tubuh masih harus beradaptasi dengan kebiasaan baru hingga saatnya berbuka puasa. Artinya, Kita tidak boleh makan dan minum atau merokok selama terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Padahal biasanya selaku driver transportasi online akan makan dan minum sesuka hati bila sedang on_bid atau nunggu orderan di pangkalan (basecamp).

 

Karena ini adalah ujian dan tantangan, maka Kita harus memastikan firi kuat menahan lapar dan haus seharian. Meski, masalah stamina dan kesehatan fisik lain mungkin akan bermasalah. Badan biasanya terasa lemas dan timbul rasa malas menjalankan aktifitas, hingga tak jarang banyak orang akan lebih memilih bermalasan atau suka tiduran selama puasa.

 

Tips On Bid Saat Driver Puasa

 

Masalah ngantuk sudah biasa dijadikan alasan, akibat stamina terkuras atau lemes saat awal menjalankan ibadah puasa. Namun, bagi para driver ojol yang harus tetap on bid, tidur bukanlah pilihan yang tepat. Sehingga dapat memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari dan mengumpulkan uang, agar nantinya bisa tenang menghadapi lebaran (idul fitri).

 

Sebagaimana diketahui, driver ojol bukanlah karyawan tetap dan tidak mendapat gaji tiap bulan, demikian pun tak mendapat tunjangan hari raya (THR). Kerja keras tiap hari lah yang menjadi harapan untuk mendapat tunjangan menghadapi hari raya kemenangan umat Islam.

 

Baca juga: Cara Sopir InDriver Car Menjalankan Ibadah Puasa

 

Dalam catatan blog ini, ada beberapa tips yang dapat dilakukan para driver ojek online agar punya stamina yang tetap terjaga selama menunaikan ibadah puasa pada Ramadhan tahun ini. Dengan memiliki stamina terjaga, maka otomatis kerjaan narik orderan akan lancar dan rejeki pun datang.

 

Tips yang Kami tulis ini adalah berdasarkan pengalaman pribadi sebagai driver ojol dan hasil diskusi (ngobrol) dengan driver pada berbagai aplikator.

 

1) Menyusun jadwal narik (ngebid)

Narik ojek online di bulan puasa, driver harus pintar mengatur jam kerja. Misal untuk nge_bid di pagi hari dan istirahat (off bid) saat siang hari. Kemudian sekitar jam 15 atau selepas ashar, lanjut narik dengan target orang pulang kerja atau orderan makanan/minuman untuk berbuka puasa.

 

2) Konsumsi makanan sehat

Masuknya makanan sehat ke dalam tubuh memiliki peran sangat penting untuk menjaga stamina tubuh tetap dalam kondisi terbaik. Memilih makanan sehat adalah keharusan bagi driver ojol yang on_bid sambil menunaikan ibadah puasa. Untuk itu, konsumsilah makanan-makanan yang sehat, misal makanan yang banyak mengandung vitamin, mineral, dan nutrisi lainnya. Dengan begitu, asupan gizi yang dibutuhkan tubuh selama berpuasa akan terpenuhi dan tidak mengalami drop.

 

3) Kurangi ngojek di malam hari (ngalong)

Selama bulan puasa, malam hari merupakan waktu yang sangat potensial, karena biasanya akan ada banyak orderan makanan (food) hingga dini hari atau waktu jelang sahur. Tak ayal banyak driver ojol yang ngalong untuk mengejar orderan. Sebenarnya, hal ini tidak baik untuk kesehatan pengemudi, karena itu kurangi ngojek dengan terlalu banyak ngalong.

 

4) Menghindari makanan utama saat berbuka puasa

Sangat disarankan, rekan² driver agar tidak langsung memakan makanan berkategori berat saat berbuka puasa. Bila hal ini dilakukan rider, akan berdampak tidak baik bagi tubuh. Ingat, setelah seharian penuh perut kosong, maka lambung secara alami masih belum siap untuk mencerna makanan dalam jumlah banyak. Untuk itulah, sebaiknya konsumsi makanan yang ringan terlebih dahulu seperti kurma, kolak, minuman manis, dan atau lainnya yang sejenis.

 

5) Memperbanyak minum air putih

Perbanyak minum air putih ini hanya bisa dilakukan setelah berbuka puasa atau pada malam hari. Mitra ojol sebaiknya selalu membawa air putih, jika ada kesempatan langsung di minum. Bisa juga membawa makanan ringan (cemilan) saat narik di malam hari.

 

6) Istirahat dengan cukup

Para rekan mitra driver ojol harus memperhatikan kondisi badan dan kesehatan. Setelah beberapa orderan diselesaikan, usahakan untuk istirahat dan relaksasi sejenak. Istirahat bisa juga disiasati setelah selesai shalat di Masjid. Intinya jangan terlalu porsir diri untuk on bid, sementara lalai jaga kesehatan fisik.

 

7) Minum susu

Memilih untuk minum susu akan menjadikan makan lebih sempurna. Hal ini disebabkan gizi yang terkandung di dalam susu cukup kompleks. Dengan driver ojol rutin minum susu saat berbuka puasa atau sahur, maka tubuh akan lebih sehat dan bugar selama ngojek dan menjalankan puasa.

 

8) Jangan melewatkan makan sahur

Ketika niat akan berpuasa, makan sahur adalah hal sangat penting dilakukan mitra driver. Karena makanan yang dikonsumsi ketika sahur sangat berguna untuk membentuk energi yang dipakai sepanjang waktu puasa.

 

Baca juga: Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhon 1442 H/2021 M

 

Jadi, pilihlah makanan sahur yang mengandung karbohidrat kompleks, seperti oatmeal, ubi, roti gandum, nasi merah, jagung, singkong, dan sebagainya. Jenis makanan seperti itu dapat memberikan rasa kenyang lebih dari 6 (enam) jam. Bisa juga ditambahkan dengan mengkonsumsi protein, sayur, buah-buahan, serta minum air putih yang cukup di waktu sahur.

 

9) Jangan langsung tidur setelah makan sahur

Driver ojol harus menghindari bila ada kebiasaan langsung tidur sehabis makan sahur. Karena kebiasaan seperti ini akan mengganggu proses metabolisme di dalam tubuh. Setelah menyantap makanan sahur, tubuh membutuhkan waktu untuk bekerja mencerna makanan tersebut.

 

Jika langsung tidur sehabis makan sahur, maka makanan yang di konsumsi bisa menyebabkan sensasi rasa mual, kembung, mulas, dan ingin muntah. Artinya, metabolisme dalam tubuh menjadi terganggu dan ini akan berdampak tidak baik selama on.bid dan berpuasa seharian.

 

10) Kurangi mengkonsumsi makan yang berminyak lebih

Benar pada kondisi apapun, makanan yang banyak mengandung minyak tidak bagus bagi kesehatan. Apalagi saat berpuasa, agar sedapat mungkin mengurangi untuk mengonsumsi makanan yang berminyak lebih, terutama saat makan sahur dan berbuka puasa.

 

Kadar minyak di dalam makanan yang masuk ke dalam tubuh bisa membuat sel darah merah menggumpal dan menghambat. Inilah yang menyebabkan aliran oksigen ke dalam tubuh menjadi berkurang hingga 20% (dua puluh persen). Akibatnya mitra driver ojek online akan mudah mengantuk pada siang hari di saat narik dan menjalankan puasa.

 

11) Lebih memilih orderan jarak pendek di siang hari (opsional)

Memang pilih-pilih orderan bukanlah hal dianjurkan, dan bila dilakukan bisa membuat akun gagu dan orderan yang masuk jadi sepi (anyep). Namun, khusus di bulan puasa apalagi di siang hari, sebagian driver yang sedang berpuasa lebih memilih mengambil orderan jarak pendek agar stamina terjaga.

 

Untuk itu, setting lah akun driver Kamu menjadi non autobid agar dapat melakukan seleksi terhadap order yang masuk.

 

12) Siapkan daya baterai cadangan

Biasanya di awal bulan puasa beberapa warung dan restoran yang dijadikan basecamp ojol tutup. Hal ini menyebabkan tempat untuk mengisi baterai handphone akan sedikit ditemukan. Untuk itu, sebelum berangkat untuk on_bid agar mengisi battery hp penuh dan mempersiapkan baterai cadangan (power bank) dalam kondisi penuh bila cas hp di motor tidak ada. Sehingga terima dan selesaikan orderan tidak terkendala, apalagi saat menjalankan trip jauh.

 

Baca juga: 5 Hp Vivo Terbaik di Bulan Ramadhan 2021

 

Demikian ke-12 (kedua belas) tips buat driver transportasi ojek online agar stamina terjaga dan tetap menemukan trik rileks selama bulan puasa dan rejeki pun tetap lancar. Mungkin masih ada tips lain yang dimiliki para mitra driver (ojek motor dan taxi), silakan untuk dibagikan pada kolom komentar.

 

Tetap semangat untuk semua driver ojol yang tetap bekerja (onbid) di bulan puasa, mari diniati ibadah ini dengan tulus dan ikhlas agar pekerjaan lebih barokah.

 

Akhir kata, sebelum Romadhon tiba, izin kan Kami dari blog tripbisnis.com memohon maaf mungkin di hari yang telah lewat ada menyisakan sebersit kenangan tak enak, ada kesalahan dan atau ada kekhilafan. Kami sadar ada kerapuhan iman yang telah membawa jiwa dan raga ke dalam dunia yang tak tentu arah.

 

Oleh karena itu, sebelum memasuki bulan Romadhon, pada kesempatan baik ini izinkan Kami dari pengelola blog ojek online hari ini untuk memohon maaf yang sebesar-besarnya atas segala khilaf yang selama ini telah Kami perbuat, mungkin perbuatan saling mencela, saling mengejek, serta berkomentar yang tidak pantas baik yang di sengaja maupun yang tidak di sengaja. Semoga Kita semua mendapat berkah di bulan Romadhon yang suci ini.

 

Blog tripbisnis.com mengucapkan:
Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 2021
&
Marhaban ya Ramadhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *